Mardilah : ( Bangkit memeluk anaknya) Engkau anakku, Suhita..Suhita : Ya, Bu!Mardilah : Kau tidak boleh marah pada ibu, ya, Nak!Suhita : Tidak, Bu!Mardilah : (Melepaskan pelukannya seperti malu kepada dirinya sendiri) Baiklah, sampaikan surat itu secepatnya. Kutipan drama tersebut menceritakan?

Mardilah : ( Bangkit memeluk anaknya) Engkau anakku, Suhita..Suhita : Ya, Bu!Mardilah : Kau tidak boleh marah pada ibu, ya, Nak!Suhita : Tidak, Bu!Mardilah : (Melepaskan pelukannya seperti malu kepada dirinya sendiri) Baiklah, sampaikan surat itu secepatnya. Kutipan drama tersebut menceritakan?

  1. Seorang ibu yang memarahi anaknya
  2. Seorang ibu yang begitu bergembira karena bertemu anaknya
  3. anak yang tidak memedulikan ibunya
  4. anak yang kesal pada ibunya yang telah memarahinya
  5. suasana berduka yang sedang menyelimuti sebuah keluarga
Baca Juga :   Undang-undang mempunyai kekuatan berlaku secara filosofis apabila isi peraturan atau kaidah hukum dari undang-undang tersebut sesuai dengan?

Jawaban: C. anak yang tidak memedulikan ibunya.

Dilansir dari Ensiklopedia, mardilah : ( bangkit memeluk anaknya) engkau anakku, suhita..suhita : ya, bu!mardilah : kau tidak boleh marah pada ibu, ya, nak!suhita : tidak, bu!mardilah : (melepaskan pelukannya seperti malu kepada dirinya sendiri) baiklah, sampaikan surat itu secepatnya. kutipan drama tersebut menceritakan anak yang tidak memedulikan ibunya.