Koperasi Uber Sejahtera bergerak dibidang simpan pinjam, dengan jumlah anggota lebih dari 100 orang. Dalam beberapa tahun terakhir, SHU koperasi mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya, banyak terjadi piutang koperasi yang macet. Selain itu, pengurus juga terlalu longgar dalam menyalurkan pinjaman. Setelah dianalisis, ternyata banyak anggota yang meminjam dana ke koperasi hanya sekedar untuk tujuan konsumtif. Bahkan, anggota yang belum melunasi pinjaman diperbolehkan meminjam kembali dana yang lebih besar. Upaya yang tepat dilakukan oleh pengurus koperasi untuk mengatasi masalah tersebut adalah?

Koperasi Uber Sejahtera bergerak dibidang simpan pinjam, dengan jumlah anggota lebih dari 100 orang. Dalam beberapa tahun terakhir, SHU koperasi mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya, banyak terjadi piutang koperasi yang macet. Selain itu, pengurus juga terlalu longgar dalam menyalurkan pinjaman. Setelah dianalisis, ternyata banyak anggota yang meminjam dana ke koperasi hanya sekedar untuk tujuan konsumtif. Bahkan, anggota yang belum melunasi pinjaman diperbolehkan meminjam kembali dana yang lebih besar. Upaya yang tepat dilakukan oleh pengurus koperasi untuk mengatasi masalah tersebut adalah?

  1. mencari tambahan dana pinjaman ke bank dan koperasi lain
  2. memberikan pinjaman secara selektif dan mengintensifkan penagihan
  3. mengenakan denda yang tinggi kepada peminjam yang menunggak
  4. setiap pinjaman baru harus ditolak dengan alasan dana menipis
  5. memperbesar modal sendiri melalui simpanan wajib
Baca Juga :   Seorang petani memanfaatkan lahan pertaniannya seperti gambar berikut. Dampak positif yang ditimbulkan terhadap lingkungan adalah?

Jawaban: B. memberikan pinjaman secara selektif dan mengintensifkan penagihan.

Dilansir dari Ensiklopedia, koperasi uber sejahtera bergerak dibidang simpan pinjam, dengan jumlah anggota lebih dari 100 orang. dalam beberapa tahun terakhir, shu koperasi mengalami penurunan. salah satu penyebabnya, banyak terjadi piutang koperasi yang macet. selain itu, pengurus juga terlalu longgar dalam menyalurkan pinjaman. setelah dianalisis, ternyata banyak anggota yang meminjam dana ke koperasi hanya sekedar untuk tujuan konsumtif. bahkan, anggota yang belum melunasi pinjaman diperbolehkan meminjam kembali dana yang lebih besar. upaya yang tepat dilakukan oleh pengurus koperasi untuk mengatasi masalah tersebut adalah memberikan pinjaman secara selektif dan mengintensifkan penagihan.