Kemudian, ia sampai pada pemikiran bahwa yang jauh tetaplah di kejauhan. Yang dekat tetaplah pada kedekatan, kecuali yang jauh itu mendekat atau yang dekat itu menjauh. Miliknya akan tetap miliknya, kecuali ia rebut atau ia lepaskan. Begitu pun yang bukan miliknya akan menjadi miliknya jika merebutnya atau menerimanya dari orang lain. Kenangan dan imajinasi akan tetap seperti apa adanya. Dan kenyataan adalah di mana berada. Lalu, bocah itu tersenyum dengan penuh kemenangan. Kemenangannya atas sang nasib yang kini tidak akan bisa lagi merenggut kebahagiaannya. (Hujan, Yeni Puspita) Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan cerita di atas adalah?

Kemudian, ia sampai pada pemikiran bahwa yang jauh tetaplah di kejauhan. Yang dekat tetaplah pada kedekatan, kecuali yang jauh itu mendekat atau yang dekat itu menjauh. Miliknya akan tetap miliknya, kecuali ia rebut atau ia lepaskan. Begitu pun yang bukan miliknya akan menjadi miliknya jika merebutnya atau menerimanya dari orang lain. Kenangan dan imajinasi akan tetap seperti apa adanya. Dan kenyataan adalah di mana berada. Lalu, bocah itu tersenyum dengan penuh kemenangan. Kemenangannya atas sang nasib yang kini tidak akan bisa lagi merenggut kebahagiaannya. (Hujan, Yeni Puspita) Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan cerita di atas adalah?

  1. orang pertama pelaku utama
  2. orang pertama pelasku sampingan
  3. orang ketiga sebagai pengamat
  4. orang ketiga serba tahu
  5. Semua jawaban benar
Baca Juga :   Berikut yang merupakan contoh dari tindakan kedaulatan ke dalam adalah?

Jawaban: D. orang ketiga serba tahu.

Dilansir dari Ensiklopedia, kemudian, ia sampai pada pemikiran bahwa yang jauh tetaplah di kejauhan. yang dekat tetaplah pada kedekatan, kecuali yang jauh itu mendekat atau yang dekat itu menjauh. miliknya akan tetap miliknya, kecuali ia rebut atau ia lepaskan. begitu pun yang bukan miliknya akan menjadi miliknya jika merebutnya atau menerimanya dari orang lain. kenangan dan imajinasi akan tetap seperti apa adanya. dan kenyataan adalah di mana berada. lalu, bocah itu tersenyum dengan penuh kemenangan. kemenangannya atas sang nasib yang kini tidak akan bisa lagi merenggut kebahagiaannya. (hujan, yeni puspita) sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan cerita di atas adalah orang ketiga serba tahu.