Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Berjualan di Shopee Lengkap

Usaha jualan Online memang sedang digandrungi banyak orang, sebagian terjun dengan modal nekat namun ada pula yang berbekal segudang pengalaman. 

Untuk kamu yang tertarik mulai jualan online di Shopee, Tokopedia, Blibli atau platform sejenis lainnya, wajib nih baca tips berjualan agar kamu juga bisa merasakan puluhan, hingga ratusan orderan masuk tiap harinya.

Nggak perlu lama-lama, langsung sama simak tips berjualan di Shopee dan strategi lengkap jualan laris manis berikut ini.

Tips Berjualan di Shopee

jualan di shopee

Dengan pengalaman dan berbagai riset kami berupaya membuat tulisan ini mudah dipahami, dengan ikut mencobanya insyallah barang dagangan anda laku setiap hari.

Untuk meyakinkan Anda seberapa efektif metode ini, kami membuat lapak dengan akun yang benar-benar baru. Pesanan di bawah 15 order/bulan, umur toko masih sekitar 2–3 bulan.

Sebelumnya hanya sebatas akun belanja, dan kami coba jadikan akun jualan.

tips jualan di shopee, bukalapak, tokopedia

Selama 1 bulan berjualan, kami hanya mengandalkan traffic organic tanpa menggunakan iklan sama sekali

Setelah dipertimbangkan, kami ingin menguji kira kira closing barang makin meningkat gak ya kalau mengandalkan iklan, metode apa sih yang cocok, ntar malah impresion tinggi tapi closing rendah lagi.

Untuk itu kami membuat studi kasus ini.

Pembukaan

Sebelumnya ayoo samakan persepsi dulu. Bahwa dibalik adanya closing (pesanan), erat kaitannya dengan cara kerja sebuah sales funnel, akumulasi berbagai faktor yang mungkin tidak kita sadari hingga menghasilkan sebuah pesanan baru.

Oleh karna itu, kami akan memaparkan bagaimana cara kerja alur tersebut dan bagaimana mengoptimasi beberapa faktor supaya menghasilkan jumlah penjualan yang sesuai ekspektasi.

Bagian pertama, mulai dari pertanyaan paling mainstream,

"Kak, gimana sih agar dapat pesanan pertama di shopee ?"

1. Traffic

Dikenal juga dengan arus kunjungan. Closing terjadi karena ada orang berkunjung ke lapak jualan kita. Yang berkunjung saja tidak ada, bagaimana mau ada yang beli ?

Untuk itu, tugas pertama kita adalah datangkan pembeli.

2. Iklan

Fungsinya untuk menggenjot jumlah traffic. Pokoknya segala jenis metode yang bisa mendatangkan calon pembeli ke toko kita, entah itu sebar di info dagangan di twitter, whatsapp, facebook, atau aktivitas apapun yang membuat orang mengunjungi toko kita.

Mau pakai fitur berbayar di shopee -Iklanku juga boleh. Kami sarankan budget 10–20 ribu per hari.

Maksimalkan fitur iklan kata kunci, pasang dengan budgett serendah mungkin.

Atau jika produk Anda sulit dijelaskan dengan kata kunci, manfaatkan fitur iklan produk serupa.

Dengan BPK (biaya per klik) untuk iklan kata kunci sekitar 150–180 rupiah per klik. dan Iklan produk serupa sekitar 100 rupiah

Artinya, dengan budget 10 - 20 ribu, Anda bisa mendatangkan 100 - 200 kunjungan. Cukup potensial untuk menghasilkan 1 pembelian

Kuncinya ialah mendatangkan banyak kunjungan, bukan pamer produk siapa yang muncul paling depan. Minimal 100 kunjungan toko.

Percayalah, kalau produk Anda bagus, persentase terjual akan meningkat, dan produk Anda akan lebih sering direkomendasikan oleh sistem Shopee.

Itu sebabnya dalam berdagang, kita dituntut untuk jujur & tidak menjual barang cacat. Agar tidak merusak reputasi toko yang sudah dibangun susah payah.

Jika sudah meraih 100 kunjungan, mari kita belajar menghitung metrik. Bagian ini mungkin lebih kompleks, jadi dibaca baik-baik ya.

3. Menghitung Metrik

Berdasarkan informasi darii artikel What's a Good Conversion Rate? (It's Higher Than You Think, jumlah adanya pesanan baru -kita sebut saja konversi.

Untuk industri e-commerce sekita 1,84%

konversi ecommerce

Misal nih dalam sehari hari, toko kita memperoleh kunjungan 100 orang.

Jika mengacu konversi sebesar 2% = 2 pesanan baru, maka toko kita dikatakan standar.

Jadi kuncinya ialah, dalam 100 kunjungan, target kita adalah menghasilkan minimal 1 kali penjualan. (Untuk memudahkan proses Anda belajar, pasang target yang rendah dulu).

Tapi sebelum bicara ke 1 kali penjualan, ada beberapa metrik yang perlu kita perhatikan.

Yaitu rasio dari jumlah kunjungan ke rasio ATC (Add To Cart) / Tambahkan ke keranjang.

Metriks idealnya adalah 10% dari jumlah kunjungan

Dari 100 kunjungan, minimal ada 10 orang yang tertarik untuk ATC.

10% standar, 15% cukup bagus, 20% sangat bagus.

Berikut kami sajikan gambaran untuk memudahkan sarana belajar anda.

pendapatan toko di shopee

Link untuk mengecek konversi toko shopee .

Dari 122 kunjungan, ada 13 produk yang ditambahkan ke keranjang

Rasio Kunjungan / ATC = 9,02% (cukup baik)

Tapi pada tingkat ini konversi hanya 0,82%, untuk itu kami melakukan optimasi lagi agar konversi naik setidaknya minimal 1%.

4. Optimasi

Pada tahap ini, target kita ialah dalam 100 kunjungan, minimal mendapatkan 1 kali penjualan.

Untuk itu diperlukan sedikit optimasi, cantumkan beberapa alasan kenapa customer harus beli di lapak Anda.

  • Kenalkan produk Anda
  • Informasikan manfaat produk Anda
  • Testimoni orang yang sudah beli.
  • Kasih diskon, free ongkir, COD, dll.

Kuncinya ialah, semakin orang punya alasan membeli produk Anda, potensi penjualan akan semakin terbuka lebar.

Silakan tentukan sendiri, kira-kira kenapa sih orang harus membeli di toko Anda, apa saja benefit bagi mereka.

Ingat selalu prinsip berikut.

Dari 100 kunjungan, minimal Anda harus mendapat 1 pembeli.

Jika lebih dari satu lebih baik.

Kenapa hanya 1% ? Karena ini juga berkaitan dengan hukum perilaku, sama seperti prinsip pareto 80/20.

20% tindakan, bisa mempengaruhi 80% keputusan pembelian. Begitu juga sebaliknya.

Tugas kita sebagai penjual & pemilik usaha ialah berpikir. Bagaimana bertindak dengan porsi 20% tapi menghasilkan hasil sebesar 80%.

Apakah dari Harga?, Foto? , Keunikan Barangnya? Deskripsinya ? Lokasinya ? atau mungkin Ongkirnya?.

Kesimpulan :

Mulailah iklankan barang anda dengan budget 10-20 ribu per hari, mendapat 100 kunjungan. Jika menghasilkan 1 barang terjual = bagus.

Jika tidak, koreksi lagi langkah anda, evaluasi lagi bagian produknya, apakah sudah sesuai yang kami jelaskan di atas.

Sisanya silahkan dipikirkan sendiri.

Dokumentasi Studi Kasus 

1. Studi kasus hari pertama

Dokumentasi studi kasus Shopee 1

Budget iklan = 18,7K

Dokumentasi studi kasus Shopee 1.1

Jumlah pesanan = 5, konversi = 1,14%

2. Studi kasus hari kedua

Dokumentasi studi kasus Shopee 2

Budget iklan 12,7K

Dokumentasi studi kasus Shopee 2.1

Jumlah pesanan = 2, konversi = 1,14%

3. Studi kasus hari ketiga

Budget Iklan = 12K

Dokumentasi studi kasus Shopee 3

Jumlah pesanan = 1, konversi = 0,52%

Dokumentasi studi kasus Shopee 3.1

4. Studi kasus hari keempat

Budget Iklan = 22K

Dokumentasi studi kasus Shopee 4

5. Studi kasus hari kelima

Budget iklan = 25K

Dokumentasi studi kasus Shopee 5

6. Studi kasus hari keenam

Budget Iklan = 17K

Dokumentasi studi kasus Shopee 6

7. Studi kasus hari ketujuh\

Budget Iklan = 20,7K

Dokumentasi studi kasus Shopee 7

Beberapa pertanyaan yang mungkin muncul

  1. Kak di hari ketiga ngga ada pesanan ya? (tepat setelah pkl 21.00 WIB ada pesanan masuk, berarti seminggu kami memiliki full setidaknya 1 pesanan

    Di hari ketiga sudah masuk hari kerja. Sehingga orang-orang sibuk kerja dan nggak sempat buka hp 

    Karna yang online sedikit, jadi iklan kita ditampilkan juga sedikit. Logikanya, jualan gorengan lebih mudah saat jam istirahat daripada saat jam belajar siswa.|

    Selain itu, jumlah jangkaun tayangan per jamnya juga berbeda dari dua hari ke belakang. Dalam kurun satu jam, view produk bisa lebih 200. Sedangkan pada hari kerja (hari ketiga), paling maksimal hanya mencapai 190-an tayangan.
  2. Solusi agar tayagannya banyak gimana kak?
    Tingkatkan budget, supaya dapat posisi lebih depan. Asumsinya begini, saat sibuk mereka mungkin hanya mengunjungi beberapa halaman. Jadi nggak sempat explore produk kita karena kalah bidding (nilai klik)

Kesimpulan

Setelah melakukan studi kasus, kami mengambil kesimpulan bahwa, untuk beriklan "iklanku shopee" dimana iklan ini menyasar kata kunci. Maka, konversi yang didapat harus minimal 1,85%.

Sedangkan iklan produk serupa, prinsip kerjanya mirip seperti ampas. Yaitu, setelah menjelajah produk yang relevan dengan kata kunci. Namun menemukan, produk lain setelah scroll ke bawah, maka konversi yang didapat supaya iklan tersebut berhasil minimal mendapat 0,84%. Kenapa konversi hampir separuhnya dari "kata kunci" ?ibaratnya kedudukan iklan di produk serupa mirip seperti barang sekunder. "Ngga dapet yang sama nggak apa-apa deh, yang penting mirip", begitulah analoginya kira-kira.

Omzet harian toko kami sekitar 50-100 ribu. Dengan biaya iklan rata-rata 20 ribu. Berarti budget marketing saya sekitar 20%. Sebenarnya hal ini terlalu over, karena idealnya budget marketing 10% dari omzet. Namun ada pengecualian karena toko baru, karna owner harus berani bakar uang untuk mengakuisisi pembeli.

Fokus utama setelah mendapat sales adalah layani dengan semaksimal mungkin pembeli tersebut. Supaya mereka mau membeli kembali di toko kita. Menjual kepada pembeli yang sudah pernah berbelanja ke toko kita lebih mudah daripada menjual ke orang baru.

Okay sekian dulu artikel kali ini, tetap jelajahi web ini untuk beragam artikel menarik lainnya. Cheers.

Posting Komentar untuk "Tips Berjualan di Shopee Lengkap"