Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Bekerja di Offshore

    Seorang process engineer dan lulusaan teknik kimia dari UPN Yogyakarta, Fredy Ary Sadewa akan berbagi pengalamannya tentang bagaimana sih kehidupan di anjungan lepas pantai

Tulisannya secara garis besar mewakili kondisi di offshore, perbedaan antara bekerja di darat dengan tengah laut yang sangat mencolok.
---
Saya pernah bekerja selama 2 kali trip di anjungan lepas pantai di daerah utara Jawa Barat dengan tipe FLOWSTATION. dengan per trip selama 13 hari tinggal di anjungan tersebut. Seperti ini kurang lebihnya Flowstationnya (untuk living quarternya berada di paling kiri gambar).

offshore oil rig

Untuk trip pertama saya didaerah utara kab Subang Jawa Barat pada September 2019 :
Perjalanan menggunakan crew boat dengan perjalanan dari jetty marunda Jakarta Utara dengan perjalanan kurang lebih 4 jam

Siklus kehidipan sehari - hari selama 13 hari adalah seperti ini :
jam 4.00 - 5.00 wib : bangun , mandi , solat subuh.

jam 5.00 - 6.00 wib : sarapan pagi & persiapan meeting pagi

jam 6.00 - 7.00 / 7.30 wib : meeting pagi untuk persiapan agenda kerja hari ini , terkadang hingga pukul 7.30 apabila ada tambahan yaitu senam pagi bersama.

jam 7.00 / 7.30 - 9.00 wib : kerja

jam 9.00 - 9.30 wib : coffe break

jam 9.30 - 11.30 wib : kerja

jam 11.30 - 13.00 wib : istirahat, solat zuhur, makan siang

jam 13.00 - 15.00 wib : kerja

jam 15.00 - 15.30 wib : coffe break dan solat ashar

jam 15.30 - 17.00 wib : kerja

jam 17.00 - 17.30 wib : selesai kerja, biasanya disini saya & yang lainnya menyempatkan waktu untuk berolahraga seperti joging sambil melihat sunset diatas anjungan tersebut. dengan view seperti ini

oil rif

jam 17.30 - 19.30 : mandi , solat magrib , makan malam , solat isya

19.30 - 22.00 wib : bebas , tapi biasanya disini saya & team utamakan untuk membuat diskusi tentang kerjaan hari ini & untuk rencana esok hari serta sekedar game ataupun telepon ( dianjungan lepas pantai tersedia jaringan WIFI dan jaringan salah satu provider yaitu Telk*msel)

jam 22.00 wib tidur

Untuk trip kedua saya didaerah utara kab Indramayu Jawa Barat pada Desember 2019 :
Perjalanan menggunakan crew boat dengan perjalanan dari jetty marunda Jakarta Utara dengan perjalanan kurang lebih 4,5 jam , nah yang membedakan ini adalah saya bekerja di NUI(Normally Unmanned Installation) Platform yaitu anjungan yang tidak ditinggal manusia tapi untuk tempat tinggalnya tetap di FLOWSTATION, biasanya isinya cuma sumur produksi dan alat separator fluida. Seperti ini gambarnya

NUI(Normally Unmanned Installation)

Siklus kehidipan sehari - hari selama 13 hari adalah seperti ini :

jam 4.00 - 5.00 wib : bangun , mandi , solat subuh berjamaah.

jam 5.00 - 6.00 wib : sarapan pagi & persiapan meeting pagi

jam 6.00 - 7.00 wib : meeting pagi untuk agenda kerja hari ini

jam 7.00 - 9.00 wib : menunggu kapal tambat dan melakukan perjalanan dari FLOWSTATION menuju NUI Platform tersebut , untuk proses transfer personel dari dan menuju Flowstation dan kapal tambat adalah menggunakan FROG yang ditarik dengan jib Crane

Jib Crane

Sementara proses transfer personel dari kapal tambat menuju Nui platform adalah menggunakan jumping rope , dengan harus memperhatikan jarak kapal & platform serta tinggi gelombang

jam 9.00 - 16.00 wib : coffe break , makan , solat istirahat ( tidak terikat aturan jam)

Untuk keperluan makan & minum kami sudah disiapkan oleh crew dari FLOWstation , jadi hanya perlu membawa saja. Untuk solat alas sajadah menggunakan kardus seadanya yang memang ada & untuk wudhu menggunakan air galon mineral yang dibawa dari Flowstation. (khusus hari jumat saya minta ijin untuk tidak kerja di NUI platform karena adanya solat jumat)

jam 16.00 - 17.00 wib : kembali menuju FLOWSTATION

jam 17.00 - 17.30 wib : selesai kerja, biasanya disini saya & yang lainnya menyempatkan waktu untuk berolahraga seperti joging sambil melihat sunset diatas anjungan tersebut.

jam 17.30 - 19.30 : mandi , solat magrib , makan malam , solat isya

19.30 - 22.00 wib : bebas , tapi biasanya disini saya & team utamakan untuk membuat diskusi tentang kerjaan hari ini & untuk rencana esok hari serta sekedar game ataupun telepon ( dianjungan lepas pantai tersedia jaringan WIFI dan jaringan salah satu provider yaitu Telk*msel)

jam 22.00 wib tidur

Umumnya di offshore ada 2 sumber air bersih, yakni di supply dari darat dan langsung dr laut. Secara dominan ada sistem RO (Reverse Osmosis) untuk penyaringan air laut jadi air tawar untuk kebutuhan domestik, namun dibeberapa waktu juga ada supply dari darat menggunakan kapal supplt (PSV or AHTS) untuk membawa air dari darat.

Kurang lebih seperti itu siklus hidup di anjungan lepas pantai, tipe company mempunyai aturan tersendiri.

Yang harus disiapkan jika ingin bekerja Offshore

Sertifikat/Training

  1. Training Sea Survival / T-Bosiet , training yg dilakukan untuk bertahan hidup ketika terjadinya kejadian emergency yang tidak bisa ditentukan seperti : helicopter jatuh , prosedur loncat ke laut , ketika ada serangan hewan laut buas dll.
  2. Pelatihan internal company mengenai tatacara kerja yang boleh / tidak boleh dilakukan (setiap company mempunyai regulasi sendiri)
  3. Medical check up , ini sangat penting karena dari sini nanti akan di keluarkan rekomendasi dari dokter diperbolehkan atau tidaknya seseorang itu bekerja di offshore melihat riwayat kesehatan dari yang bersangkutan. 
  4. Tipsnya harus jaga kesehatan & fisik yang baik (apalagi yg masih muda)Ini wajib biasanya untuk apapun jenis pekerjaan di offshore

Pengetahuan

Kalau pengetahuan tergantung apa dulu basic pendidikannya , kalau basic teknik kimia biasanya belajar tentang proses pengolahan minyak/gas bumi di hulu & hilir, membaca & paham P&ID & PFD, tau alat safety standar tiap equipment itu apa aja & beberapa hal lain tentang filosofi teknik kimia lain.

Tips:

  1. Usahakan mempunyai kesehatan & fisik yang baik karena cuaca sangat panas dan tiap hari naik turun tangga dalam melakukan aktivitas , serta untuk yang mempunyai riwayat penyakit berat dan sering kambuh untuk dipikir2 lagi karena ini hidup di area yang jauh dari daratan serta transportasi yang susah.
  2. Mental , kebanyakan orang berekpektasi bekerja di lepas pantai itu menyenangkan itu memang benar, tapi ketika anda berada dilapangan ekpektasi anda bisa bisa tidak seperti yang anda bayangkan , anda akan sering merasakan bekerja pada ketinggian, melihat laut atau ikan hiu , sumur minyak/gas & compressor gas dengan tekanan tinggi , bahkan cuaca buruk sekalipun ketika berada ditengah laut.
  3. Tidak harus bisa renang, yang penting tahu prosedur ketika terjadi kejadian emergency biasanya sudah dilakukan pelatihan sebelum berangkat menuju site
  4. Tegas & peduli , ketika ada yang salah (entah itu lebih tua/jabatan lebih tinggi dari anda) anda harus berani untuk mengingatkan karena standard safety lepas pantai sangatlah tinggi , sedikit kesalahan / lengah sangat berisiko tinggi.
Buat kamu yang juga tertarik bekerja di offshore, semangat mempersiapkan diri ya, kiss and hugs.

Posting Komentar untuk " Pengalaman Bekerja di Offshore"