Fakta Batik dan Sejarah

5 Fakta Menarik Batik dan Sejarahnya

Sejarah Batik

Membatik merupakan sebuah seni atau teknik melukis dalam sebuah media tertentu. Di dunia internasional teknik menggambar ini sudah dikenal pada awal peradaban manusia.

Mari belajar tentang peradaban batik di Indonesia. Pada zaman dahulu orang Orang Mesir kuno membungkus mumi dengan kain Linen yang sebelumnya digambar dengan benda tajam seperti jarum atau pisau.

Kemudian kain dicelupkan ke dalam pewarna seperti darah atau abu dan ketika sudah direndam ke dalam kain linen. Kemudian segera direbus dengan lilin agar sesuai dengan warna yang diharapkan.

Ada juga pola hal yang sama yang terjadi pada masa dinasti Tang tahun 618 sampai 690 dan dinasti Sui, tahun 581 sampai tahun 618 ketika orang Cina menjadi pedagang keliling dunia ke Afrika Amerika dan Eropa.

Baca Juga :   Berapa Tinggi Badan Doraemon?

Beberapa sumber juga mengatakan bahwa batik tidak selalu mengacu pada motif budaya saja tetapi juga dapat mencakup beberapa motif modern seperti garis atau bintik-bintik.

Batik Lebih menekankan pada proses. Ada 2 proses yang terkenal dalam membatik yaitu batik tulis dan cap. Secara khusus batik tulis adalah proses membatik yang panjang yang bisa memakan waktu hingga 2 bulan lagi untuk selembar kain.

Proses membatik tulis tangan juga memiliki ketergantungan dalam mengolah rasa dimana para pembatik biasanya melakukan beberapa ritual seperti doa dan puasa dimaksudkan agar pekerjaan membatik dapat sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga :   Keseruan Perayaan Hari Kemerdekaan di Rusia

Teknik batik juga telah dilakukan oleh beberapa negara yang berada di kawasan Asia seperti India, Sri Lanka, Bangladesh, Iran, Thailand, Malaysia, dan Indonesia sendiri.

Didalam batik Indonesia tidak bisa terlepas dari pengaruh budaya dan kerajaan kuno yang berada di Indonesia. Tercatat ada Kerajaan Majapahit yang diikuti dengan perkembangan yang sangat pesat pada masa Kesultanan Mataram hingga Kesultanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta pada akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19.

Setiap tanggal dua oktober masyarakat Indonesia merayakan hari batik nasional, biasanya pelajar seperti kita kakak-kakak mahasiswa maupun pegawai kantor diharapkan memakai baju batik

Baca Juga :   Ini Nih List Pemilik Media Televisi di Indonesia

batik menjadi salah satu warisan dunia dari Indonesia yang ditetapkan oleh UNESCO, maka itu sebagai orang Indonesia kita harus menghargai budaya kita sendiri termasuk memakai batik.

 

Fakta Seru Batik

Asal usul nama batik

Kata batik berasal dari bahasa Jawa, amba dan tik. Amba artinya menulis dan tik artinya titik. Oleh karena itu, batik dapat diartikan sebagai tulisan titik-titik bermotif indah pada kain.

Penetapan Hari Batik Nasional

Hari Batik Nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober setiap tahunnya. Tekad hari ini memiliki sejarah.

Pada 2 Oktober 2009, Kejuaraan Reli Dunia UNESCO menetapkan Batic sebagai mahakarya warisan budaya lisan dan non-materi manusia, atau warisan lisan dan takbenda umat manusia.

Baca Juga :   Penyebab Paspor Indonesia Lemah

Tekad UNESCO membuktikan bahwa dunia mengakui batik sebagai salah satu budaya yang berasal dari Indonesia.

Sejak itu, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono telah memutuskan untuk memperingati 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.

Memperkenalkan batik ke luar negeri

Tahukah Anda bahwa sejak tahun 1980-an, Soeharto membuat batik sebagai hadiah untuk tamu nasional pada KTT APEC di Indonesia pada tahun 1994?

Suharto juga mengenakan batik saat menghadiri konferensi PBB dan PBB. Oleh karena itu, ia menjadi presiden Indonesia pertama yang memperkenalkan batik ke dunia internasional.

Baca Juga :   Mengenal File Header C++ : Cara Kerja dan Fungsi

Sebelumnya hanya dibuat oleh wanita

Catatan sejarah menunjukkan bahwa batik pada awalnya hanya dibuat oleh wanita, khususnya wanita Jawa. Dahulu membatik merupakan salah satu pekerjaan wanita, namun seiring berjalannya waktu, membatik bisa dilakukan oleh siapa saja. Selain itu, batik masa kini dapat dibuat dengan menggunakan teknologi sablon, tanpa perlu menggunakan kemiringan.

Setiap daerah memiliki motif yang berbeda

Awalnya batik hanya memiliki beberapa motif, bahkan beberapa pola hanya diperbolehkan untuk digunakan oleh bangsawan, namun seiring waktu, motif batik berkembang karena perbedaan budaya di setiap daerah.

Itulah sejarah dan beberapa fakta menarik tentang batik, mari gunakan batik untuk melestarikan budaya Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *